adalah sebuah kata yang lumayan sangat menyakitkan ya bagi objek (penerima) , tapi bagi si subjek yang melakukan itu semua, hal tersebut tidak menjadi masalah besar.
Arti kata rejection disini JANGAN hanya diartikan sebagai penolakan antara seorang cewe dan cowo yang sedang dimabuk asmara, lalu salah satu dari mereka saat menyatakan cinta ditolak. atau bahasa gaul nya 'love clap behind the hand' (baca:cinta bertepuk sebelah tangan).
Penolakan yang gue maksut disini adalah penolakan yang terjadi masyarakat. Dimana nggak bisa dipungkiri yang namanya hidup di masyarakat, kita akan menemui banyak tipe orang dengan banyak cara pandang atau cara pikir seseorang yang berbeda beda dari kita.
Maka dari itu, pastinya setiap orang pasti PERNAH merasakan si penolakan itu...
Sebenernya siapa sih "si penolakan" itu?
Kenapa dia begitu menakutkan ya?
... dan bahkan begitu menyakitkan bagi si objek ini.
........................................................................
Gue pribadi juga heran dan bikin gue mikir .......
Flashback.
gue mikir kalo gue disini pernah menjadi si subjek dan objek. Objek dimana bahwa gue lah yang "ditolak" dan Subjek dimana ternyata gue yang "melakukan" penolakan ini.
Dalem.....
Gue mikir. sebenernya kalo gue sebagai objek sih hal tersebut WAJAR terjadi. kenapa begitu? ya mungkin karna pikiran si subjek terhadap gue, dimana dimata si subjek gue selalu MINUS. atau karna memang gue melakukan sebuah kesalahan yang akhirnya berujung pada keputusan penolakan ini. atau memang karna hukum karma? .... *tsaaaah..
Gue mikir juga, sebenernya kenapa ya gue juga bisa bertindak sebagai subjek? kenapa gue begitu kejam seperti ibu tiri bawang putih ya? Tapi kenapa ketika gue bertindak sebagai subjek disini, gue bisa melakukan hal tersebut bahkan tanpa gue memikirkan perasaan si objek? .... Terkadang gue pun nggak sadar gue melakukan hal tersebut, gue kadang bener bener nggak bermaksut melakukan ataupun bertindak sebagai subjek.....Jadi itu kaya gerakan otomatis.
Dan, setelah gue mikir lagi,
yaa.... gue emang orang yang banyak mikir ....
Tapi, gue pemikir yang bukan sembarang pemikir loh yaaa. judulnya: Bukan Pemikir Biasa.
Keren....
Penolakan yang sering dirasakan itu kadang membawa dampak buruk bagi psikis kita. dimana disaat kita sudah berekspektasi banyaaaaak, dan ternyata yang terjadi hanyalah sebuah penolakan, sebuah rasa sakit itu akan berpengaruh terhadap mood atau pemikiran kita. Rasa sakit karena penolakan tersebut kalo nggak di manage dengan baik ya tentunya akan berdampak buruk... (depresi)
Gue sendiri, masih dalam tahap belajar dalam me'manage rasa itu. gue belum mampu sepenuhnya dalam menerima si rejection ini ..
Tapi, gue kadang bisa menjadikan si rejection ini sebagai motivasi gue dalam merubah sikap yang mungkin kurang baik.
dalam menerima rejection ini gue kadang lebih yang melakukan instropeksi diri , jujur terhadap diri sendiri .. Hal tersebut memudahkan gue dalam menerima hal ini. Tapi tentunya, rejection ini gak gue terima mentah mentah.. ada point-point tertentu yang gue ambil buat lebih menyemangati gue dalam face the world.
Salam,
dari yang tertolak dan kadang menolak..
Fanny.